Keselamatan Warga NTT Kader Golkar Garda Terdepan Lawan Covid -19

oleh -276 Dilihat
oleh

PAPILLONNEWS.CO – Melonjaknya Angka Kenaikan Covid-19 diNTT, setiap hari terus di laporkan kian meningkat, untuk menyikapi meluasnya lonjakan skala besar yang akan terjadi seperti di Jawa Dan Bali, Untuk itu Ketua DPD I Golkar NTT Melkiades Laka Lena mengintruksikan ke seluruh Kader Golkar baik Propinsi, Kota dan Kabupaten Se – NTT dan semua simpatisan agar. mendorong Pemerintah Melakukan PPKM Darurat, tegas Melki Laka Lena Dalam Rapat Virtual bersama Pengurus Golkar NTT, Minggu 4-7-2021

“Hentikan Kegiatan mengumpulkan orang, serta kegiatan adat, gereja, Pesta dan acara lain lain perlu di setop,”seluruh kader Golkar agar menjadi contoh pertama soal Protokol Kesehatan dan Golkar perlu bekerja sama dengan TNI, Polri serta Satpol PP melakukan operasi taat disiplin Prokes dipasar agar membatasi kerumunan orang.

Sejumlah kasus kenaikan Covid-19 di Ende, Flotim,lembata dan Kota Kupang, segera lakukan pembatasan kegiatan masyarakat serta kegiatan pengumpulan orang diruang publik dan perlu di cegah agar tidak ada korban lagi, mengingat keselamatan Warga NTT, Partai Politik Golkar perlu mendorong Pemerintah agar mengeluarkan PERBUB atau PERGUB yang tegas agar masyarakat taat disiplin Prokes, tutup kata Melki laka lena mengatakan “kader Partai Golkar perlu membantu pemerintah serta terlibat langsung mulai pencegahan hingga pengobatan dan pemulihanh” tegas Melki

Wakil Ketua Komisi 9 DPRI mengatakan, saat ini di Jakarta, sudah sampai pada tahapan para medis mulai memilih siapa yang harus diselamatkan dan siapa yang harus meninggal. “Kalau di NTT ini tidak segera ditangani serius maka situasi hari ini diJawa dan Bali pada umumnya tinggal menungu waktu saja akan berpindah ke NTT. Ini segera dilakukan, tidak pake tunggu lagi karena waktu kita terbatas. Hari ini saja ada 63 orang meninggal di RS Sardjito Yogjakarta hanya karena ketiadaan oksigen. Hal-hal semacam ini yang harus diantisipasi,” kata Melki Laka Lena.

Sementara Hugo Rehi Kalembu mengatakan, tentang anggaran untuk penanganan Covid-19 di NTT yang semakin eskalatif saat ini, salah satu opsi penanganan adalah menggunakan dana Silpa. “Untuk penanganan Covid-19 dan pemberdayaan ekonomi masyarakat kita bisa gunakan dana Silpa, tetapi harus menunggu perubahan anggaran,” jelas Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD NTT.

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *