Otoritas Bandara El Tari Kupang Larang Anak di Bawah 12 Tahun Naik Pesawat

oleh -287 Dilihat
oleh

PAPILLONNEWS.CO – Otoritas Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai menerapkan larangan anak di bawah 12 tahun naik pesawat.

Larangan ini merujuk pada Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 61 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi Covid-19.

Humas PT Angkasa Pura I atau AP I (Persero) Bandara El Tari Kupang, Rahmat Sugeng, mengatakan, dalam surat edaran itu, salah satu poin tertulis menyebutkan penumpang dengan usia di bawah 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan dalam negeri antarbatas wilayah administrasi provinsi atau kabupaten dan kota.

“Surat edaran itu sudah keluar dan kita sudah mulai jalankan sejak 11 Agustus 2021,” ujar Rahmat, kepada kompas. Jumat (20/8/2021) malam.

Dalam surat edaran yang ditandatangani Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto itu tidak disebutkan waktu larangan berlaku sehingga dapat berubah sewaktu-waktu.

Selain larangan bagi anak 12 tahun ke bawah, surat edaran juga mengatur bahwa penumpang pesawat tidak diberikan makanan dan minuman untuk perjalanan di bawah dua jam, kecuali kepentingan medis.

Untuk penerbangan di Jawa hingga Bali wajib menunjukkan kartu vaksin dosis pertama dan surat negatif rapid tes-PCR 2×24 jam sebelum keberangkatan.

Sedangkan untuk penumpang pesawat di luar jawa dan Bali, menunjukkan hasil test rapid test-PCR negatif covid-19, diambil dalam kuran waktu 2×24 jam sebelum keberangkatan.

Untuk pelaku perjalanan yang karena kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tersebut tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyebutkan orang tersebut tidak dapat menerima vaksin covid-19.

“Jadi semua aturan itu sudah kita sesuaikan dan kita jalankan,” kata dia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *