Aksi Jilid V, Buang Sine Buka – Bukaan Temuan TPFI, Kasus Pembunuhan Pankase

oleh -348 Dilihat
oleh

Ormas Garda Triple X Flobamora

KUPANG – Garda Triple X Flobamora tergabung dalam Aliansi Peduli Kemanusiaan menggelar Aksi Damai Jilid V di Taman Nostalgia (Tamnos), Kota Kupang, Minggu (16/1/2022) Sore.

Aksi yang bertajuk Panggung Rakyat menuntut keadilan itu dalam menyuarakan Keadilan atas meninggalnya Astri Manafe dan anaknya Lael Maccabee di Penkase.

Serangkaian kegiatan aksi minggu dimulai Pukul 17.00 hingga 21.00 Wita yakni, lagu, puisi, orasi, stand up comedy, diskusi ilmiah, hingga menyalakan lilin secara bersama-sama mewarnai aktivitas itu.

Diskusi ilmiah yang menghadirkan Buang Sine dari Tim Pencari Fakta Independen (TPDI) untuk mengungkap ke publik tentang data dan fakta yang ditemukan TPFI yang sudah diserahkan ke Kapolda NTT dan Kejari NTT.

Hadir dalam aksi damai Panggung Rakyat itu berdasarkan pantauan papillonnews.co sekitar 1000 hingga 2000 orang.

Arkisius P.Hari, Ketua umum Garda Triple X Flobamora dalam aksi damai jilid V, menjelaskan Garda bersama masyarakat pada umumnya terkait kasus pembunuhan ibu dan anaknya dengan kejelasan hukum, dimana berkas perkara yang di serahkan ke kejaksaan di kembalikan ke kepolisian artinya belum ada kejelasan hukum. Ucap Narki sapanya

Aksi 1000 lilin memiliki makna redupnya keadilan saat ini. Kita menghidupkan seribu lilin secara sama – sama menyatakan sikap  sebagai tanda duka terhadap matinya keadilan di NTT, kata Narki.

Secara terpisah, Anggota DPRD Kota Kupang, Jefta Sooai, menyatakan kegiatan Aksi Damai jilid V, dimana kita dapatkan bukti dari Buang Sine yang sudah serahkan ke Kapolda NTT, sebagai rujukan agar kasus ini jadi terang menderang sebab masyarakat juga menginginkan agar ada keadilan dari kasus ini, oleh karena itu Jefta menegaskan “Berapapun banyak kegiatan aksi damai jilid 6,7,8 seterusnya tidak akan surut sebelum kita dapatkan keadilan itu”. tandasnya

Apabila bukti yang diberikan valid, Jefta berkeyakinan pelaku lebih dari satu orang, Ia percaya bahwa kepolisian mampu untuk mengungkap secara terang menderang kasus ini. Ujarnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *