PM NTT Desak Kepolisian NTT Tangkap Aktor Intelektual Penganiyaan Jurnalis

oleh -301 Dilihat
oleh

Ilustrasi pengeroyokan wartawan

KASUS penganiyaan dan percobaan pembunuhan Fabi Latuan. wartawan Suaraflobamora.com terjadi di gerbang kantor PT Flobamor Kupang pada Selasa, 25 April 2022 menjadi atensi nasional dan perbincangan serius wartawan di indonesia.

Ketua Pengaduan Masyarakat NTT (PM NTT) sekaligus Pemimpin redaksi papillonnews.co, Otten Kadju dikupang. Meminta aparat Kepolisian untuk menangkap aktor intelektual yang merencanakan, memerintah hingga Biayayai perjalanan kelima pelaku melarikan diri hingga sampai di Samarinda hendak kabur ke Jakarta.

Otten sapaannya menjelaskan Kita harus dorong kepolisian NTT untuk mengungkap siapa aktor intelektual yang memerintahkan lima pelaku pemukulan wartawan, karena dugaan tidak serta merta oknum tersebut datang tanpa ada yang memerintahkan hingga membiyayai perjalanan pelarian kelima pelaku, ini harus di usut tuntas oleh Polda NTT ” kata Otten di sekretariat PM NTT Dikupang, Jumat (20/05).

“Jangan sampai kondisi impunitas ini membuat orang yang memiliki kekuasaan lantas berpikir bahwa kekerasan adalah jalan efektif untuk memberangus pers yang kritis. Kasus yang menimpa Fabi Latuan, adalah lampu alarm bagi kebebasan pers di negeri ini,” ujar Otten. Penangkapan bukan sampai pada lima pelaku saja melainkan aktor intelektual perlu di usut jangan sampai pada kondisi pembiaran pada pelanggaran hukum yang dianggap selesai tanpa hukuman. paparnya

Ia berharap penganiayaan yang dialami Fabi Latuan, diusut tuntas, tidak hanya sampai pada penangkapan lima pelaku saja melainkan sampai pada aktor intelektual. tegasnya

Menurutnya, penganiayaan dan kekerasan verbal yang diterima Fabi Latuan, tidak sekadar mengancam kebebasan pers, namun juga dianggap sebagai upaya perintangan terhadap pemberantasan korupsi.

“Korupsi adalah kejahatan kerah putih yang penanganannya memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Karena itu, jurnalisme investigasi yang berkualitas selama ini kerap berkontribusi untuk mendorong aparat penegak hukum seperti BPK, KPK untuk fokus bekerja,” tuturnya.

Seperti diketahui aksi pemukulan terhadap wartawan Fabi Latuan memiliki hubungan erat dengan pemberitaan soal dividen 1,6 milyard yang harus disetor oleh PT Flobamor kepada Pemprop NTT tahun 2019 dan 2020, di karena peristiwa percobaan pembunuhan tersebut terjadi sesaat setelah usai jumpa pers di klarifikasi dari pihak managemen PT Flobamor Kupang.

Dari pemberitaan sebelumnya satu pelaku masih buron sementara Pelaku N ditangkap di kota Kupang sedangkan M, P, MD dan J ditangkap Balikpapan setelah sebelumnya dari Samarinda dan hendak kabur ke Jakarta. Kelima tersangka telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung di tahan di sel Mapolres Kota Kupang.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *