Nostradamus Ramalkan Perang Indonesia VS Australia di Tahun 2023

oleh -417 Dilihat
oleh

Ramalan Nostradamus

DALAM sebuah buku yang merangkum ramalan Nostradamus, tercatat bahwa Indonesia akan berperang dengan Australia di tahun 2037. Atas dasar apa?

Nostradamus juga dikenal karena ramalannya banyak yang tepat dan menjadi kenyataan pada suatu peristiwa besar yang terjadi di dunia.

Ramalan Nostradamus tersebut tertuang pada buku berjudul ‘The Complete Prophecies for The Future – Ramalan yang Mengguncang Dunia’ karya Mario Reading.

Sosok  Nostradamus yang merupakan seorang astrolog asal perancis yang lahir pada 14 atau 21 Desember 1503 dengan nama asli Michael de Nostradame.

Sejak kecil, Nostradamus menunjukan ketertarikan pada membaca hingga dia mahir berbahasa Latin, Yunani, dan Hebrew.

Berikut beberapa Ramalan Nostradamus yang terbukti dan menjadi kenyataan.

  • Peristiwa Serangan 9/11 September Gedung Wtc Pada 2001 dan Perang Iraq Pada 2003.
  • Pembunuhan Presiden John F Kennedy pada 1963.
  • Bom Atom Nagasaki dan Hiroshima pada 1945.
  • Kemunculan Adolf Hitler
  • Seorang anak kecil akan lahir dari orang miskin. Dengan lidahnya, dia merayu pasukan besar dan ketenarannya akan menyebar jauh ke luar Eropa. Dia akan disanjung dengan nama Hitler.

Buku ramalan Nostradamus tersebut kembali menjadi sorotan tajam publik di jagat maya, karena memprediksi akan terjadi tragedi besar pada Indonesia.

Selain itu, Ramalan Nostradamus yang baru-baru ini menjadi kenyataan adalah terkait dengan kematian Ratu Elizabeth II pada tahun 2022 di usia sekitar 96 tahun.

Terkait ramalan Nostradamus tersebut, bermula saat seorang konten kreator TikTok membeberkan isi buku yang berisi ramalan Nostradamus.

TikToker @ilysmhmmad_ mengungkapkan beberapa ramalannya yang menarik, termasuk soal ramalan Indonesia dan Australia akan perang pada 2037.

Tidak berhenti disitu, TikToker lainnya @vincentsiusss mengulik lebih jauh lagi terkait ramalan Indonesia dan Australia diprediksi perang pada tahun 2037 itu.

Ia mengungkapkan salah satu terjemahan dari ramalan Nostradamus yang menunjukkan tanda-tanda kota yang diprediksi pemicu perangnya.

“Sesaat sebelum gerhana matahari, sebuah perang dipicu oleh bangsa yang besar yang berisi orang-orang yang tidak percaya,” ucapnya.

“Sia-sia, pihak pelabuhan tidak melawan. jembatan dan monumen berkahir menjadi dua tempat yang berbeda,” ucapnya menambahkan.

“Australia bakal menyerang negara yang ada pelabuhan, jembatan, dan tugu peringatan,” ucap akun @ilyasmhmmd_ pada video.

Menurutnya, bahwa tanggal 13 Juli 2037 nanti terjadi gerhana matahari total dan Australia terbelah menjadi dua, utara dan selatan.

Tafsiran ‘orang-orang tidak percaya’ pada ramalannya itu, menjurus kepada kondisi budaya Australia yang sekuler.

Sedang terkait Indonesia, diprediksi Surabaya yang menjadi pemicu dan akan menjadi hancur lebur pada perang 2037 nanti.

Kata kunci pelabuhan, jembatan dan monumen menjadi prediksi bahwa lokasi di Indonesia itu terletak di Surabaya.

“Dan kita juga tau, kalau pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya merupakan pelabuhan utama kedua setelah pelabuhan Tanjung Priok,” ucapnya.

“Nah Surabaya punya Monumen Tugu Pahlawan kan. Dan Surabaya punya Jembatan Merah. Pelabuhan, Monumen dan Jembatan,” ucapnya.

Lantas, apa yang memicu perang dua negara bertetangga ini?

Menurut Nostradamus, penyebabnya adalah perebutan Laut Hindia.

“Indonesia dan Australia berebut supremasi di laut hindia. Perselisihan semakin membesar hingga menjadi konflik bersenjata yang diikuti perang besar,” paparnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *