Sanksi Keras Penolakan Timnas Israel, FIFA Batalkan Drawing Piala Dunia U-20 2023 di Bali 

oleh -278 Dilihat
oleh

KEPUTUSAN FIFA membatalkan pelaksanaan drawing Piala Dunia U-20 2023 pada 31 Maret 2023 memunculkan kegelisahan sejumlah pengamat sepak bola Tanah Air. Jika tidak bisa membereskan polemik keikutsertaan Israel, FIFA dengan sanksi keras mengambil keputusan mencabut mandat negara kita sebagai tuan rumah.

Keputusan FIFA membatalkan penyelenggaraan pengundian Piala Dunia U-20 disampaikan kepada pihak LOC (Panitia Lokal) pada Sabtu (25/3) pagi. Sejauh ini FIFA belum menyampaikan alasan pembatalannya.

Menjelang bergulirnya turnamen pada 20 Mei hingga 11 Juni 2023 mendatang,bExco PSSI, Arya Sinulingga, menyampainya dalam konferensi pers di GBK Arena pada Minggu (26/3/2023) sore WIB. Arya menyampaikan hal ini dengan ditemani oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang juga Ketua Panitia Lokal (LOC) Piala Dunia U-20 2023.

“Kemarin FIFA telah menyampaikan lewat LOC bahwa drawing Piala Dunia U-20 yang seharusnga dilakukan di Bali dibatalkan. Meski belum dikirimi surat-surat resmi, tapi pesannya sudah jelas tentang itu,” kata Arya.

Lebih lanjut, Arya menjelaskan pembatalan undian babak grup tersebut dilakukan karena adanya penolakan kedatangan Timnas Israel ke Pulau Dewata oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster. Padahal, undian tak bisa digelar jika semua peserta tidak ikut.

“Karena adanya penolakan dari Gubernur Bali yang menolak kedatangan tim Israel. Sedangkan drawing tidak bisa dilakukan jika semua peserta tidak ikut,” tambahnya.

Arya juga mengungkapkan bahwa sampai saat ini belum ada informasi dimana dan kapan undian tersebut akan dihelat lagi.

Untuk diketahui, sebelumnya Koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali, mengungkapkan FIFA sudah membatalkan acara pengundian babak grup Piala Dunia U-20 2023 yang rencananya digelar di Bali pada 31 Maret 2023. Hal itu kabarnya disebabkan oleh permasalahan penolakan kedatangan Timnas Israel ke Tanah Air yang dilakukan oleh sejumlah pihak.

FIFA kabarnya sudah memberitahu LOC mengenai hal itu. Akan tetapi, FIFA disebut masih belum mengungkapkan penyebabnya. Akmal pun menilai bahwa hal itu dalah persoalan serius.

“Pembatalan penyelenggaraan drawing bukan masalah sederhana. FIFA melihat ada permasalahan besar di Indonesia, sehingga mereka membatalkan kegiatan penting menyangkut Piala Dunia U-20. Pemerintah harus serius menyikapinya,” tegas Akmal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *